Apr 02 2009

Our Opportunist President

Published by ridho under Criticism

There were many government policies in SBY administration era that attracted me to be underlined. Of course these are my opinions which mean freely to be criticized by everyone who reads this. So, why this article is entitled “Our Opportunist President” ? and why did I put a word “Opportunist”?

Okay first of all let`s see the meaning of word “Opportunist”. I got it from my Oxford digital dictionary–a gift from my wife– when I was writing this article, the meaning is “making use of an opportunity, especially to get an advantage for your self”. So the second question is what the relevance is–according to this article’s title.

Let`s begin by doing mind flashback to several years ago when some SBY’s administration policies have been decided. I am sure that you still remember how many times the increased of BBM price are, which have been done in SBY era. Have you ever calculated a total number of percentage of increased BBM in SBY era? The answer is 156% increase of BBM price, and those have been done in just 3 years. How about the decrease of  BBM price? Yes, there were three times announcement of decreased BBM price–of course it was done because the world price of oil was decreasing at that time.

You must be curious, why did I entitle this article “Opportunist”?

Okay, let’s see the fact when SBY administration announced the increase and decrease of BBM price in Indonesia. When the increased price of BBM in Oct 2005, the announcement was done by ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) minister Purnomo Yusgiantoro. At that time, premium price increased from Rp. 2400 to Rp 4500 (90%), “solar” price increased from Rp. 2100 to Rp. 4300 (104,7%), kerosene–or so called “minyak tanah” in bahasa– increased from Rp. 700 to Rp. 2000 (187,5%). What a cruel price increase. We know that most of kerosene users are poor people in Indonesia. The second fact is when the announcement of increased of BBM price in Oct 2008 when average of increased was 28,7%, was done by Purnomo Yusdiantoro again.

BUT it was different when the decrease of BBM price has been announced.

When the announcement of the first decrease of  BBM price in 1 Dec 2008, our president Mr. SBY presented confidently about the decreased premium price from Rp. 6000 to Rp. 5500. But the solar price was kept. In the second decrease of BBM price in 15 Dec 2008, SBY–also as a president-to-be from Demokrat party–with smiley face announced it. Almost of the public and private TV station and radio station broadcasted the announcement. The last annoucement was in 12 Jan 2009, and of course it was done by him–Mr. SBY.

From some facts above, we can see that when the critical situations have to be done and announced, our president SBY has never appeared in front of Indonesian people. He just asked his minister to do this risky job. On the other hand, when the announcement of decreased BBM price was broadcasted, SBY with his smile, came and confidently announced the decrease. He proudly announced the decrease and forgot to asking his minister to do the same thing when the announcement of the increase was done. During the twice of increase of BBM price, SBY never declared the policy by himself in front of Indonesian people. When the three times of decreased BBM price, he appeared on television and announced by himself.

So, that is why this article entitled “Our Opportunist President”.

SBY just did the job that gave him advantages, but he asked his minister to do the risky jobs.

Comments Off

Apr 02 2009

Penerbitan PP Dosen dan Perpres Tunjangan Profesi Dipercepat

Published by bambang under Hukum

Informasi yang sedikit melegakan bagi para dosen dan guru yang sudah lulus sertifikasi terutama yang sampai sekarang ini belum mendapatkan hak-haknya, karena penerbitan PP tentang Dosen dan Perpres yang terkait dengan tunjangan profesi akan dipercepat. Informasi selengkapnya kami sampaikan berikut ini. Jakarta, Senin (30 Maret 2009) — Penerbitan peraturan pemerintah (PP) tentang dosen dan peraturan presiden [...]

Comments Off

Apr 02 2009

Baby Smile

Published by Andri Setiawan under People

baby smile

Cute, isn’t he?

Comments Off

Apr 01 2009

Youtube kurang kerjaan

Published by Andri Setiawan under Iseng

image

Ceritanya Youtube lagi menyelenggarakan Happy April 1st! Kurang kerjaan bener, jadi kalau mau ngliat videonya, kepala harus dibalik lebih dahulu, bahkan sampai ngasih tips-tips buat ngliat Youtube versi 1 April, seperti tertulis di bawah ini

  1. Turn your monitor upside-down

    Our internal tests have shown that modern computer monitors give a higher quality picture when flipped upside down—kind of like how it’s best to rotate your mattress every six months. You might find that YouTube videos look better this way

  2. Tilt your head to the side
    Imagine you’ve got water in your ear and need to get it out. Tilt your head toward one shoulder and watch the video (gentle head-smacking on the opposite side is optional).
     

  3. Move to Australia
    As you probably know, everything in Australia is upside-down, so moving to Australia may provide you with a more natural YouTube viewing experience. (Note: If you live Down Under, and the page is still upside-down for you, then we recommended moving to the northern hemisphere.)

Emang ada apa dengan April 1st? ;-)

Comments Off

Apr 01 2009

ALTERNATIF MENYIKAPI KEBIJAKAN PEMERINTAH

Published by bambang under Hukum

Oleh : Bambang Sutiyoso, SH. M.Hum. ABSTRACT Dalam menyikapi kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan rakyat, dapat dilakukan dengan berbagai cara. Dalam perspektif hukum, upaya yang dibenarkan dalam memperjuangkan hak dan kepentingan adalah dengan cara-cara yang sesuai dengan aturan main dan koridor hukum. Meskipun pendekatan hukum bukan satu-satunya solusi, tetapi eksistensinya sangat diperlukan, terutama sebagai sarana justivikasi yang [...]

Comments Off

Mar 31 2009

hari 1 KKN: banyak fakta yang tak terduga sebelumnya muncul dalam sosialisasi pemilu 2009

Wow… Surprise sekali. Begitu sangat sibuknya saya di tempat KKN, sampai-sampai saya harus izin tidak hadir kerja layaknya sesuai jam kerja yang telah ditentukan. Saya hanya bisa menyempatkan ke kantor ketika sore hari, itupun jika tidak ada jadwal program kerja. KKN saya kali ini, khusus di Desa Cangkringan, mencakup 24 dusun. Sungguh luar biasa. 10 [...]

Comments Off

Mar 31 2009

Ruang Publik Kota = Ruang Kita

Published by arifa under Uncategorized

We shape our public spaces, and;
Thereafter, our public spaces shape us
(Winston Churchill)

Beberapa waktu yang lalu, saya lewat di Jalan Magelang, dekat gedung TVRI. Hari menjelang hujan, semua orang bergegas memacu kendaraannya, terutama para pengendara sepeda motor. Dalam suasana yang hiruk pikuk sore itu, tiba-tiba sebuah mobil mewah yang melaju di depan saya melemparkan plastik kresek hitam yang penuh sampah keluar jendela. Wah-wah. Saya lalu berfikir, apa jadinya kalo semua orang melakukan hal yang sama. Jangan-jangan ruang kota kita akan berubah menjadi tempat sampah terbesar yang pernah ada.

Ruang Publik Kota, Milik Siapa?

Barangkali kejadian diatas juga pernah dialami pembaca, atau malah kita sendiri salah satu pelakunya. Padahal kalau kita mau bertanya lebih jauh, sebenarnya ruang publik kota itu milik siapa? Ruang publik kota pada hakekatnya adalah ruang yang dapat dimasuki dan digunakan oleh siapa saja tanpa ada syarat untuk memasukinya. Dalam teori-teori urban desain ruang publik kota antara lain meliputi taman kota, alun-alun, lapangan, trotoar, ruang komersial, ruang terbuka kota, ruang terbuka hijau, jalur jalan, jalur hijau, tepian sungai dan ruang-ruang lainnya yang dapat dikatakan menjadi wilayah publik (public domain).

Sebagai wilayah milik publik, ruang publik kota akan digunakan oleh seluruh warga kota secara “bebas” dan “adil” tanpa membedakan satu warga dengan warga yang lainnya. Sehingga pada dasarnya kita semua berhak menggunakannya tanpa memerlukan ijin khusus dari pihak lain. Namun apa jadinya jika kita hanya menggunakan “hak” kita untuk menggunakannya dan melalaikan kewajiban kita untuk menjaganya. Sikap “njagakke” orang/pihak lain masih kental terlihat. Padahal bukankah di ruang-ruang publiklah akan tercermin wajah kita, kalo ruang publiknya bersih maka bersihlah warganya, begitu juga sebaliknya. Kotor dan tidak terawatnya ruang publik kota akan mencerminkan diri warganya.

Ruang Publik Kota di Yogyakarta

Kondisi ruang publik di kota Yogyakarta masih banyak yang tidak terawat dan kotor keadaannya. Malah tidak jarang muncul aroma tidak sedap, terutama dari riol kota yang penuh dengan sampah. Alun-alun utara yang gundul dan penuh debu di musim kemarau akan tampak becek dan bau di musim hujan. Begitu juga jalan-jalannya, meskipun pihak Dinas Tata Kota telah berupaya membersihkan dan mengelolanya, namun apa daya jika peran serta masyarakat masih minimal. Tampaknya kampanye Yogya Bersih yang dicanangkan Pemerintah Kota perlu terus digaungkan sehingga peran serta masyarakat akan lebih baik.

Upaya penegakan hukum atas pelanggaran membuang sampah di ruang publik juga belum optimal, ditambah lagi dengan minimnya kesadaran masyarakat menjadikan upaya menjaga ruang publik kota sehingga lebih bersih dan terjaga menjadi semakin belum dapat diwujudkan. Tentu saja ini menjadi perhatian kita semua, apalagi jika jargon Yogya Berhati Nyaman memang benar ingin diwujudkan. Semoga.

Comments Off

« Prev - Next »