Apr 27 2009

Informasi Untuk Peserta KRI/KRCI Regional I DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten

Published by under KRI/KRCI/KRSI

Kontes Robot Indonesia dan Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRI/KRCI) 2009 Regional II akan diselenggarakan pada hari Jumat-Minggu (8-10 Mei 2009) di Balairung Universitas Indonesia Depok

Hari Jumat 8 Mei 2009

Peserta sudah diperkenankan untuk mempersiapkan diri di Balairung UI, namun atas tanggungan masing-masing tim, sedangkan panitia baru akan menerima tim pada hari Sabtu 9 Mei

Hari Sabtu 9 Mei 2009

08.00 - 13.00 : Registrasi, peserta sudah diperkenankan memasuki pitstop

13.00 - 14.00 : Technical meeting

14.00 - 22.00 : Pengukuran robot dan running test

18.30 - 19.30 : Gladiresik acara pembukaan

Hari Minggu 10 Mei 2009

08.00 - Selesai : Perlombaan

Informasi lebih lanjut dan formulir registrasi dapat diperoleh di http://robot.eng.ui.ac.id/

Sumber : Bapak Wahidin Wahab (milis KRI/KRCI)

Comments Off

Apr 27 2009

Bebek Adus Kali (There are ducks take a bath at the river)

Published by under Uncategorized

bebek adus kali, bebek, duck, lake

There’s a lovely traditional song that I used to sing. Famous with “i”-ended rhyme.

Bebek adus kali ( there’s a duck take a bath at the river )
Nututi sabun wangi ( it follows bath soap - at that river )

Bapak tumbas roti ( a father buy a cookie )
Cah apik diparingi ( a good boy will be given that cookie )

This song is a song to advise children to be the good ones,not to become bad ones.

Comments Off

Apr 27 2009

Bebek Adus Kali (There are ducks take a bath at the river)

Published by under Uncategorized

bebek adus kali, bebek, duck, lake

There’s a lovely traditional song that I used to sing. Famous with “i”-ended rhyme.

Bebek adus kali ( there’s a duck take a bath at the river )
Nututi sabun wangi ( it follows bath soap - at that river )

Bapak tumbas roti ( a father buy a cookie )
Cah apik diparingi ( a good boy will be given that cookie )

This song is a song to advise children to be the good ones,not to become bad ones.

Comments Off

Apr 27 2009

Praktis dan Sistematis, Mahasiswa Ekonomi Islam Mengenal Asuransi Syariah

Published by under Uncategorized

Prodi Ekonomi Islam Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia (FIAI UII) mengundang praktisi Muhammad Arief Hikmawan, SEI dari BNI Life Syari’ah dan Drs. Heri Sasono, MM dari Asuransi BUMIPUTERA 1912 Syari’ah Sabtu, 25 April 2009 pukul 09.00-13.00 WIB di Ruang Auditorium lantai 3 FTI UII Kampus Terpadu UII Jl. Kaliurang Km. 14,5. Sambutan Dekan FIAI UII Drs. M. H. Fajar Hidayanto, MM memberikan deskripsi singkat mengenai perkembangan Asuransi Syari’ah di Indonesia serta menginformasikan kepada audien bahwa Prodi Ekonomi Islam FIAI UII telah terakreditasi meraih peringkat nilai “B” dengan bobot nilai yang sangat gemuk yaitu 347.

Dengan suasana yang tenang Arief Hikmawan Sarjana Ekonomi Islam yang masih muda berusia 25 tahun lulusan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Surakarta Program Studi Manajemen Syari’ah. Menurut Arief Asuransi Syari’ah merupakan perjanjian antara dua pihak atau lebih, di mana setiap peserta asuransi saling tolong-menolong apabila ada peserta yang mengalami musibah yang dipertanggungkan, dan perusahaan asuransi diberi amanah untuk mengelola pertanggungan asuransi. Dalam menangani risiko terjadinya musibah, perusahaan asuransi syari’ah bukan sebagai penanggung, namun peserta melakukan saling tanggung menanggung (risk sharing). Perusahaan hanya sebagai pengelola asuransi.

Premi Ta’awun atau yang disebut sebagai premi proteksi pada asuransi konvensional adalah untuk menolong peserta asuransi yang sedang menghadapi musibah, serta boleh pula digunakan untuk berbagi kebajikan lainnya. Uang yang dibayarkan oleh pemegang polis atau peserta asuransi secara tulus ilkhlas dan tidak untuk diminta kembali ditujukan untuk tolong menolong. Premi ta’awun bukan menjadi hak milik perusahaan. Bila perusahaan tidak lagi menjalankan usahanya, maka saldo dana ta’awun dikembalikan kepada umat untuk berbagi aktivitas kebjikan.

Terkait Konsep dasar premi, perlakuan atas setoran uang dari peserta kepada perusahaan lebih kepada iuran anggota (contribution) daripada sebagai pendapatan (income). Premi bukan menjadi pendapatan langsung perusahaan melainkan hasil pengelolaan dana premi tersebut yang sebenarnya menjadi pendapatan perusahaan (kecuali ujrah/fee yang diambil dari premi). Pendapatan perusahaan berasal dari remunerasi pengelolaan asuransi dan dari remunerasi pengelolaan investasi.

Sementara itu, praktisi Drs. Heri Sasono, MM dari Asuransi BUMIPUTERA 1912 Syari’ah mengemukakan bahwa asuransi dalam Islam itu mulia, mengapa demikian? Karena dalam asuransi telah menggunakan lima hal sebelum datangnya lima perkara (Hadist riwayat muslim) bahwasannya Muda sebelum tua, Sehat sebelum sakit, Kaya sebelum miskin, Lapang sebelum sempit dan Hidup sebelum mati. Kemudian pergunakan kekayaan yang menjelaskan perlindungan kehilangan untuk masa depan.

Menyediakan Perlindungan Harta, sangat mulia diterima dalam Islam. Namun ada tiga unsur yang dilarang yaitu: Maysir, Gharar dan Riba (Maghrib). Perjudian atau permainan untung-untungan (Maysir) dalam asuransi, bila perusahaan asuransi menyelenggarakan undian, maka tidak boleh mengakibatkan terjadinya pengurangan nilai premi peserta asuransi lain yang tidak memperoleh undian.

Gharar merupakan situasi di mana tedapat informasi yang kurang jelas sehingga terjadi ketidakpastian dari kedua belah pihak yang bertransaksi. Mengapa gharar dilarang? Karena pihak-pihak yang mengikat kontrak tidak mengikat kontrak tidak mengerti ketentuan atau konsekuesnsi kontrak tersebut. Hal ini menempatkan mereka pada posisi tawar yang tidak seimbang dan akibatnya mereka tidak bisa membuat keputusan yang jelas. Bila seandainya perusahaan asuransi menyatakan akan membayar klaim maksimal 20 hari sejak adanya kesepakatan mengenai jumlah klaim yang dibayar. Dalam hal ini terjadi unsur ketidakjelasan mengenai 20 hari apakah maksudnya 20 hari kerja (tidak memasukkan hari Sabtu, Minggu dan hari Libur) ataukah 20 hari kalender.

Riba dapat terjadi pada semua aktivitas pinjaman yang berdasarkan bunga. Penghasilan tetap pada deposito dalam bentuk konvensional agar sesuai dengan konsep syari’ah, asuransi tidak boleh mengandung atau melibatkan aktivitas riba di dalamnya.

Praktis dan sistematis Mahasiswa Ekonomi Islam telah mengenal bahkan memahami Asuransi Syari’ah secara ilmu pengetahuannya (knowledge) dan pengalamannya (experience) dari kedua praktisi tersebut. Oleh karenanya, Prodi Ekonomi Islam dalam waktu sebulan selama 12 bulan harus sering mengadakan Class Refresh untuk menambah informasi dan referensi serta pengalaman secara eksternal terhadap mahasiswa ekonomi Islam FIAI UII. bila kita perhatikan, saat ini kebutuhan pasar Lembaga Keuangan Syariah (LKS) baik perbankan dan non perbankan, Asuransi Syariah dan juga Pasar Modal Syariah sedang membutuhkan Sarjana Ekonomi Islam (SEI) yang siap pakai. Jelas staf Pengajar Ekonomi Islam Yudho Prabowo, SEI.

Comments Off

Apr 27 2009

Menyediakan Film Porno, Pemilik Warnet di Surabaya Ditangkap: di Jogja kok Aman-Aman Aja Ya?

Hari Minggu (26/4) di Surabaya dilakukan penggerebekan dan penangkapan pengelola dan penjaga Warnet. Warnet-warnet ini ditangkap karena menyediakan film porno dikomputer warnet mereka. Nah, Polisi Surabaya kok berani dan sigap ya melakukan pembasmian pornografi ini. Padahal, seperti yang diungkapkan dalam sebuah Penelitian oleh Fathul Wahid dinyatakan bahwa “37% Pengunjung Warnet di Sleman & Yogya Melihat [...]

Comments Off

Apr 25 2009

tips-trik SEO dengan keyword: kata kunci terbanyak seputar job search, jobs and career, dan informasi lowongan kerja

Sebagai bahan untuk meningkatkan kunjungan ke blog atau website kita, berikut ini saya mencoba mencari keyword atau kata kunci yang paling banyak di sediakan oleh laman website atau blog. Kata kunci ini seputar job search, jobs and career, dan informasi lowongan pekerjaan. Angka tersebut saya dapatkan ketika mengetikkan kata kunci tersebut di google.com. Silahkan Anda [...]

Comments Off

Apr 25 2009

Curhat Seorang Penulis: Menulis Bukan untuk Menyerah

Beberapa waktu ini, seorang teman Penulis Lepas yang sangat produktif diberbagai media lokal maupun nasional mengirimi saya sebuah tulisan menarik soal ‘menulis’. Saya kenal dengan Teh Rohyati Sofjan ini hanya lewat dunia maya karena saya tergabung dalam Forum Bahasa Media Massa. Sebenarnya diawal perkenalan saya sempat terkaget, setelah Beliau sendiri bercerita dan teman-teman lain juga [...]

Comments Off

« Prev - Next »