Archive for the 'Islam' Category

Aug 08 2011

POTRET POLITIK EKONOMI ISLAM DI INDONESIA ERA REFORMASI

POTRET POLITIK EKONOMI ISLAM DI INDONESIA ERA REFORMASI Nur Kholis[1] The article below traces to analize the relationship between state (Indonesia) and the islamic economics in the term influence of the islamic political economy of Indonesian government to the development of Islamic economic practice in the society, especially at the reformation era. The article find that the [...]

Comments Off on POTRET POLITIK EKONOMI ISLAM DI INDONESIA ERA REFORMASI

Apr 04 2011

Web App Al Mathurat for iPhone

Published by under Islam,teknologi

Kalau kemarin saya sudah rilis Al Mathurat untuk Android, maka sekarang Al Mathurat ini bisa diakses dari browser (baik via HP/komputer – rekomendasi: safari/chrome), dengan catatan harus memiliki koneksi ke internet saat membuka Web App ini.
Bagi pengguna iPhone/iPod Touch, silakan ikuti step berikut (ada di gambar), untuk merasakan experience sebagaimana full apps yang ada di Android (https://market.android.com/details?id=com.andri.almathurat).
1. Buka dengan browser Safari, ketik URL: andrisetiawan.com/mathurat
2. Setelah website terbuka, tekan tombol untuk membuka menu bookmark, dll (tembol kotak dengan anak panah)
3. Pilih Add to Home Screen
4. Silakan di Add (title dapat diedit jika perlu)
5. Di homescreen akan ada icon baru (selayaknya Apps)
6. Tampilan apps akan seperti screenshot di bawah ini

Comments Off on Web App Al Mathurat for iPhone

Jan 01 2010

Gus Dur dan Prularisme

Indonesia kembali kehilangan salah satu putra terbaiknya. Gus Dur telah dianggap cukup oleh Allah menjalankan misinya di dunia. Gus Dur Allahu yarham dipanggil pulang pada 30 Desember 2009. Saya tidak kenal secara pribadi dengan beliau meskipun mempunyai nama belakang sama. Tetapi saya termasuk penikmat dan mengikuti pemikiran-pemikirannya, bahkan sejak saya di bangku SMA, sekitar [...]

Comments Off on Gus Dur dan Prularisme

Nov 20 2009

HUBUNGAN APAKAH YANG TERDAPAT ANTARA EKONOMI DAN ISLAM

Published by under "ekonomi",Islam

Persoalan Ekonomi Kapitalis
Seperti ditunjukkan dalam pertanyaan yang telah saya paparkan, pemahaman terhadap ekonomi Islam perlu mengidentifikasi masalah ekonomi konvensional (kapitalisme). Teori ini sangat bertentangan sekali dengan berbagai penemuan ilmiah teori ekonomi Islam. Eksplorasi ekonomi dalam Islam mempunyai esensi yang kuat dalam sejarah awal pertumbuhan dan perkembangan Islam. Teori ekonomi Islam sesungguhnya sebuah solusi yang realistis, disamping itu juga telah lahir pada saat kehidupan dan masa Nabi Muhammad saw. 

Harun yahya menyatakan, Istilah kapitalisme berarti kekuasaan ada di tangan kapital, sistem ekonomi bebas tanpa batas yang didasarkan pada keuntungan, di mana masyarakat bersaing dalam batasan-batasan ini. Terdapat tiga unsur penting dalam kapitalisme: pengutamaan kepentingan pribadi (individualisme), persaingan (kompetisi) dan pengerukan kuntungan. Individualisme penting dalam kapitalisme, sebab manusia melihat diri mereka sendiri bukanlah sebagai bagian dari masyarakat, akan tetapi sebagai “individu-individu” yang sendirian dan harus berjuang sendirian untuk memenuhi kebutuhan dirinya sendiri. “Masyarakat kapitalis” adalah arena di mana para individu berkompetisi satu sama lain dalam kondisi yang sangat sengit dan kasar.

Pernyataan tersebut bisa dirasakan, masalah yang mendasar dalam ekonomi kapitalis adalah kebebasan keinginan individualisme yang melampaui batas dan memusatkan perhatian pada materialisme, ketidakadilan, kepuasan atau utilitas yang tak berguna dan ketidaksejahteraan kehidupan ekonomi yang didasarkan pada pengerukan keuntungan.

Kelahiran dan pertumbuhan Islam dan Ekonomi Islam
Islam adalah salah satu dari agama terbesar di dunia yang ditegakkan dan disebarkan oleh Nabi Muhammad saw yang lahir pada tahun 570 M, di kota Mekkah, di bagian agak selatan Jazirah Arabia yang merupakan suatu tempat atau daerah yang paling terbelakang dan juga jauh dari pusat perdagangan, seni maupun ilmu pengetahuan. Berbagai referensi menggambarkan sosok Nabi Muhammad saw satu-satunya manusia berpengaruh dalam sejarah dunia yang menumbuhkembangkan agama Islam, disamping itu ia juga seorang pemimpin yang memiliki sifat-sifat terpenting yaitu Siddiq (benar, jujur), Amanah (tanggung jawab, kepercayaan, kredibilitas), Fathanah (kecerdasan, kebijaksanaan, intelektual) dan Tabligh (informatif, transparan, pemasaran). Sampai saat ini tiga belas abad sesudah wafatnya, pengaruhnya masih tetap kuat dan mendalam serta berakar.

Islam memberikan ajaran bahwa Tuhan hanyalah satu, yaitu Allah subhanahu wata’ala (swt). Ketentuan atau aturan main (rule of the game) di mana manusia menjalani dan mengelola   sistem kehidupan (way of life) dalam dimensi akidah, syariah dan akhlak. Islam adalah syariah yang berkaitan dengan ibadah dan muamalah yaitu hubungan manusia dengan Allah (habluminallah) dan hubungan manusia dengan sesama makhluk ciptaan Allah khususnya manusia (habluminanas).

Aktifitas ekonomi Islam dilahirkan pada zaman Nabi Muhammad saw dan khilafah antara lain perdagangan, pertanian dan industri. Kegiatan ekonomi tersebut memiliki ciri kejujuran, keikhlasan, keadilan atau keseimbangan, kemashlahatan dan kesederhanaan dalam tingkat permulaan. Oleh karena itu, ketika Islam datang, Nabi Muhammad saw membina aturan main moral dan akhlak terhadap organisasi (player) produsen, konsumen dan distributor dalam melakukan kegiatan ekonomi.

Komitmen players produsen, konsumen dan distributor dalam melakukan aktifitas ekonomi harus mengacu pada Al-Qur’an, As-Sunnah dan Ijtihad, di mana hal tersebut merupakan suatu metodologi ekonomi Islam. Al-Qur’an dan As-Sunnah telah mengatur jalan kehidupan ekonomi dan untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran sumber daya ekonomi untuk mencapai falah (kesejahteraan dunia dan akhirat), artinya untuk meraih kesejahteraan akhirat yang baik melalui kesejahteraan dunia yang baik pula. Sesungguhnya Allah telah menyediakan sumber daya-Nya dan mengizinkan manusia untuk memanfaatkannya, sebagaimana firman-Nya dalam QS. An-Nahl (16) ayat 12-13:

“Dan Dia menundukkan malam dan siang, matahari dan bulan untukmu, bintang-bintang itu ditundukkan (untukmu) dengan perintah-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang memahami(nya), Dan Dia (menundukkan pula) apa yang Dia ciptakan untuk kamu di bumi ini dengan berlain-lainan macamnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kekuasaan Allah) bagi kaum yang mengambil pelajaran”.

 Dengan kata lain sumber kesejahteraan dan kemakmuran dalam ekonomi Islam melahirkan implikasi yang berbeda dengan ekonomi kapitalis, di mana kekuasaan perolehan keuntungan ada di tangan kapital. Ekonomi Islam mengimplikasikan bahwa kesejahteraan dan kemakmuran mengacu pada prinsip-prinsip dan nilai-nilai Islam, yakni Tauhid (Keimanan), Adl (Keadilan), Nubuwwah (Kenabian), Khilafah (Pemerintahan) dan Ma’ad (Hasil).

Muhammad Baqir as-Sadr mengatakan bahwa ekonomi Islam tidak terjebak untuk memperdebatkan antara normatif dan positif. Ilmu ekonomi Islam memandang bahwa permasalahan ekonomi dapat dikelompokkan dalam dua hal, yaitu ilmu ekonomi (science of economics) dan doktrin ilmu ekonomi (doctrin of economics). Menurutnya, Ekonomi Islam tidak hanya sekedar ilmu namun lebih daripada itu yaitu ekonomi Islam adalah sebuah sistem. Apa yang terkandung dalam ekonomi Islam bertujuan memberikan sebuah solusi hidup yang paling baik, sedangkan ilmu ekonomi hanya akan mengantarkan kepada pemahaman bagaimana kegiatan ekonomi berjalan. Dan perbedaan ekonomi Islami dengan ekonomi konvensional terletak pada filosofi ekonomi, bukan pada ilmu ekonominya. Filosofi ekonomi memberikan ruh pemikiran dengan nilai-nilai islami dan batasan-batasan syariah, sedangkan ilmu ekonomi berisi alat-alat analisis ekonomi yang dapat digunakan.

Munculnya ekonomi Islam sebenarnya sejak Islam itu dilahirkan, bukan sebagai suatu disiplin ilmu tersendiri melainkan terdapat hubungan dari agama yang ditegakkan dan disebarkan oleh Nabi Muhammad saw yaitu agama Islam.

Comments Off on HUBUNGAN APAKAH YANG TERDAPAT ANTARA EKONOMI DAN ISLAM

Aug 05 2009

Perubahan Penerimaan Paper Simposium Ekonomi Islam “Strengthening Institutions on Islamic Economic”

Published by under "ekonomi",Islam,Simposium

Nomor  : 007/CE/SIMPONAS/VII/2009

Lamp.   : Leaflet, Jadwal dan Formulir Pendaftaran Simposium Nasional Ekonomi Islam IV

Hal       : Pemberitahuan Perubahan Penerimaan Paper Simposium Nasional Ekonomi Islam IV

 

Kepada Yth,

Pimpinan Perguruan Tinggi Di Seluruh Indonesia 

Di Tempat

 

Assalamu’alaikum Wr. Wb

Segala puji hanya kepada Allah SWT yang telah melimpahkan segala rezeki dan karunia-Nya. Sholawat ba’da salam tercurah kepada Nabi Muhammmad SAW sebagai uswah, pemberi peringatan dan petunjuk bagi seluruh umat.

Dalam rangka untuk mengembangkan Ekonomi Islam sebagai suatu keunggulan UII, dengan ini Pusat Pengkajian dan Pengembangan Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia (P3EI FE UII) akan menyelenggarakan Simposium Nasional Sistem Ekonomi Islam ke IV yang diselenggarakan 2 tahun sekali dengan peserta dari seluruh Indonesia. Acara ini diselenggarakan untuk meningkatkan kualitas akademis bertaraf internasional, dengan artikel yang akan diterbitkan dalam proceddings ber ISBN dan jurnal internasional. Adapun SIMPONAS ini akan dilaksanakan pada :

Hari / Tanggal    : Kamis & Jum’at / 8 & 9 Oktober 2009

Tempat             : Hotel Sahid Yogyakarta

Pukul                : 08.00-16.00 WIB

Oleh karena itu kami mohon bapak/ibu untuk mempublikasikan acara ini di instansi Bpk/Ibu sekaligus partisipasi peserta dari instansi Bpk/Ibu dengan biaya kontribusi sebesar Rp. 500.000,- per peserta. Adapun perubahan pendaftaran peserta dengan batas waktu sebagai berikut:

Peserta paper                : Penerimaan Naskah lengkap terakhir Ahad, 6 September 2009.
Peserta non paper         : Pendaftaran terakhir Senin, 6 Oktober 2009.
 

Demikian permohonan ini kami sampaikan, atas bantuan dan kerjasamanya kami mengucapkan terima kasih.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

 

Yogyakarta, 3 Agustus 2009

Ketua Panitia,

 

Ttd

 

Heri Sudarsono, SE., M. Ec

Comments Off on Perubahan Penerimaan Paper Simposium Ekonomi Islam “Strengthening Institutions on Islamic Economic”

Jul 14 2009

SIMPOSIUM NASIONAL IV SISTEM EKONOMI ISLAM, Strengthening Institutions on Islamic Economic

Published by under "ekonomi",Islam,Simposium

PENDAHULUAN

Perkembangan ekonomi Islam di Indonesia, terutama keuangan/perbankan syariah, mengalami pertumbuhan cukup tinggi. Meskipun demikian, berbagai kritik terhadap praktik ekonomi Islam semakin mengarah kepada hal yang konstruktif. Berawal dari rendahnya pangsa perbankan/keuangan syariah dibandingkan perbankan/keuangan nasional, kritik berkembang hingga lemahnya sumber daya manusia yang memiliki kompetensi keuangan/perbankan syariah, tingginya tingkat imitasi terhadap produk keuangan konvensional serta lembaga pendukung ekonomi Islam. Lahirnya UU no 19 tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara dan UU no 21 tahun 2008 tentang Perbankan Syariah merupakan suatu tahap monumental yang diharapkan mampu memberikan ruang gerak lebih leluasa pagi pelaku ekonomi untuk mengembangkan ekonomi, terutama keuangan, Islam. Demikian pula, kelahiran UU no 38 tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat dan UU no 41 tahun 2004 tentang Wakaf telah mampu mendorong lahirnya lembaga pengelola zakat dan wakaf secara profesional.

Perjalanan sejarah menunjukkan pentingnya kelengkapan kelembagaan dalam pengembangan ekonomi Islam di Indonesia. Bukan saja dalam arti lembaga pelaksana ekonomi, namun juga terkait dengan peraturan perundangan serta institusi pendukung lainnya seperti aspek tradisi dan budaya serta pendidikan masyarakat terhadap ekonomi Islam. Perubahan mindset masyarakat adalah suatu keniscayaan ketika ekonomi Islam diharapkan mampu untuk dijadikan jalan hidup atau mainstream ekonomi.

Mengubah perilaku masyarakat menuju ekonomi Islam adalah target utama dalam pengembangan system kelembagaan, baik individual, perusahaan, mekanisme pasar maupun pemerintahan ataupun norma sosial. Simposium Nasional Ekonomi Islam ke-IV diprioritaskan untuk menggali konsep dan aplikasi ekonomi Islam dari perspektif kelembagaan. 

Fokus
Tema Simposium:

  1. Metodologi Ekonomi Islam; Neo Klasik dan Institutional School
  2. Struktur Kelembagaan bisnis dan Keuangan Islam
  3. Struktur kelembagaan perekonomian umat Islam
  4. Kinerja ekonomi dan reformasi institusional (institusi bisnis/sosial)
  5. Institusi ekonomi, pengangguran dan distribusi pendapatan
  6. Institusi Pendidikan Ekonomi Islam
  7. Penguatan Institusi pengawasan syari’ah Islam dalam bisnis
  8. Evaluasi dan pengembangan kelembagaan peradilan ekonomi dan bisnis syari’ah

Tema Seminar dan Simposium yang relevan:

  1. New Institutional Economics sbg kerangka pengembangan ekonomi Islam
  2. Teori Keagenan dan Aplikasinya dalam ekonomi dan keuangan Islam
  3. Problem pemerintah dan kelembagaan ekonomi di Negara Muslim
  4. Efektivitas sistem hukum dan dampaknya dalam pembangunan ekonomi
  5. Koperasi dan Badan Usaha menurut perspektif Islam
  6. Peran norma dan pemerintah dalam ekonomi Islam
  7. Pengembangan lingkungan perusahaan Islami
  8. Standar akuntansi syari’ah, problem dan tantangan kelembagaan
  9. Peran Institusi dalam fiqh ekonomi dan keuangan

 Setelah melalui seleksi dan review, paper akan diklasifikasikan menjadi tiga:

Paper kualifikasi A:

Paper berhak untuk dipresentasikan dalam Simposium dan diterbitkan dalam Proceeding
Setelah melalui proses editing berhak diterbitkan dalam Journal of  Islamic Economics, IQTISAD; Jurnal Ekonomi dan Keuangan Syariah, AMWALUNA dan JURNAL EKONOMI PEMBANGUNAN         

Paper kualifikasi B:

 Paper berhak untuk dipresentasikan dalam Simposium dan diterbitkan dalam Proceeding

Paper kualifikasi C:

Paper diterbitkan dalam Proceeding namun tidak berhak untuk dipresentasikan dalam Simposium.T

Tanggal Penting

  1. Batas Penerimaan Abstrak        : Sabtu, 25 Juli 2009
  2. Batas Pengumuman Abstrak     : Jumat, 31 Juli 2009
  3. Batas Penerimaan Full Papaer    : Jumat, 21 Agustus 2009
  4. Pengumuman Paper                  : Senin, 7 September 2009
  5. Simposium                               : Kamis-Jumat, 8-9 Oktober

Narasumber

Acara Simponas ini akan menghadirkan pembicara:

  1. Prof. Dr. Bambang P.S Brodjonegoro (Direktur IRTI-IDB)
  2. Dr. Mustofa Edwin Nasution (Ketua Umum IAEI)
  3. A. Riawan Amin, M.Sc (Direktur BMI)
  4. Dahlan Siamat, SE., MM (Direktur Kebijakan Pembiayaan Syari’ah)

Fasilitas Peserta

  1. Mengikuti Seminar
  2. Simposium Kit (Tas, Paper Proceeding dalam CD, Block-note dan Ballpoint, Cocard dan foto bersama)
  3. Sertifikat seminar dan simposium
  4. Lunch dan Coffee break

Pusat Pengkajian dan Pengembangan Ekonomi Islam (P3EI) Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia akan menyelenggarakan Simposium Nasional IV Sistem Ekonomi Islam  dengan tema Strengthening Institutions on Islamic Economic pada hari Kamis dan Jum’at tanggal 8-9 Oktober 2009 bertempat di Hotel Sahid Yogyakarta.

SIMPONAS IV Sistem Ekonomi Islam ini ditujukan untuk menghasilkan pemikiran akademis guna mengembangkan dan memperkuat pengkajian terhadap teori dan aplikasi sistem ekonomi Islam. Selain itu juga untuk memfokuskan pada upaya penguatan kelembagaan ekonomi Islam dengan baik dari pendekatan ekonomi, bisnis, pendekatan syariah, pendekatan hukum maupun pendekatan lainnya. Diharapkan simposium ini menghasilkan sumbangan pemikiran terhadap penyempurnaan sistem ekonomi Islam,  penguatan hukum dan perundangan, struktur kelembagaan bisnis, struktur kelembagaan sosial maupun pengembangan budaya, adat dan lembaga pendidikan ekonomi Islam.

Investasi Peserta :

Peserta Domestik sebesar Rp.500.000,- dan bagi peserta luar Indonesia sebesar US$35,-

Formulir pendaftaran silahkan download melalui www.p3ei.com  atau dapat diperoleh secara langsung di  kantor P3EI Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia, Jl. Ringroad Utara Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta 55283 dari hari Senin sampai Jum’at pukul 08.00 -14.00 Wib. telp.(0274) 881546, 883087, 885376 ext.1404

Email : simponas4_ekis@yahoo.comThisThis e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it e-mail address is being protected from spam bots, you need JavaScript enabled to view it

Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi Contact Person  kami:

Novi      : 081392370778

Yuli       : 081327096127   

Comments Off on SIMPOSIUM NASIONAL IV SISTEM EKONOMI ISLAM, Strengthening Institutions on Islamic Economic

Apr 03 2009

track record nahdlatul ulama (NU): organisasi keagamaan yang tidak mudah mengucapkan kafir atau mengkafirkan orang atau umat lain

Kamis, 2 April 2009 lalu, saya kebetulan bisa hadir dalam Halaqoh Nasional Nahdlatul Ulama atau NU di Pondok Pesantren Sunan Pandanaran. Saya hadir karena tertarik dengan tema yang diangkat, yaitu “etika politik dan visi kebangsaan dalam khittoh NU”. Hadir dalam halaqoh ini tokoh NU, Slamet Effendi Yusuf, Sastro, dan puluhan utusan petinggi NU di berbagai [...]

Comments Off on track record nahdlatul ulama (NU): organisasi keagamaan yang tidak mudah mengucapkan kafir atau mengkafirkan orang atau umat lain

Next »